Sabtu, 06 Oktober 2007

aneh

Parfi Asuransikan Artis Manula





Terobosan baru dilakukan Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi). Sepanjang 50 tahun berdiri, inilah kali pertama Parfi mengasuransikan jaminan kesehatan buat anggotanya, khususnya artis-artis yang sudah berusia tua.

''Rencana besar ini ternyata mendapat respons dari banyak rumah sakit besar di Jakarta. Nantinya para artis manula akan mendapatkan kartu insurance dan fasilitas khusus dalam pengobatan,'' kata Hanny R Saputra, ketua panita pelaksana hajatan Parfi Peduli Artis Manula di Jakarta, Kamis (5/7).

Terkait rencana tersebut, Hanny menjelaskan, saat ini pihaknya sedang berusaha menghimpun database para artis manula. ''Untuk jumlah pastinya kita belum tahun, masih terus menghimpun. Karena, dalam setiap kepemimpinan, jumlahnya terus berubah,'' kata sutradara Love Is Cinta ini lagi.

Jenny Rachman, ketua umum Parfi, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan dalam kegiatan Parfi Peduli Artis Manula ini fokus bantuan tidak hanya diberikan kepada bintang film saja. Melainkan juga kepada profesi artis lainnya seperti musisi, pelukis, pelawak, penari, penyanyi, sastrawan, maupun pelaku aktivitas seni.

Jenny mengatakan artis masa kini dan manula bagaikan senja dan fajar, yakni merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan dan masing-masing punya keindahan. ''Tiada mereka, maka tiada kita,'' begitu ketua umum Parfi ini berfilosofi.

Dalam kegiatan Parfi Peduli Artis Manula ini, Hani menjelaskan, pihaknya menggelar serangkaian acara. Mulai dari pameran lukisan karya-karya artis ternama, seperti Jenny Rachman, Rima Melati, Widyawati, hingga pelukis muda, Bonny, dari Yogyakarta. ''Lukisan-lukisan nantinya akan kami lelang pada acara puncak malam Peduli Artis Manula. Hasil lelang tersebut akan langsung masuk ke rekening Parfi Peduli,'' tandas Hany.

Mengenai kepedulian Parfi kepada para artis 'berusia emas' itu, Jenny mengaku bahwa hal ini bukanlah sesuatu yang baru. ''Ini mungkin bukan yang pertama, tapi saya berdoa semoga juga tidak menjadi yang terakhir,'' kata aktris yang membintangi film Gadis Maraton ini.

Jenny yang pernah tersohor sebagai bintang film di era 1970-an itu berharap agar kegiatan yang dilakukan di Jakarta bisa terus berlanjut ke tempat lain. ''Insya Allah, kami akan melakukannya juga di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Ujung Pandang, dan kota -kota besar lainnya di Indonesia.''

Sementara itu, Laela Sari, salah satu artis uzur yang hingga kini masih tetap aktif di dunia hiburan, merespons sangat baik perihal hajat besar Parfi. ''Bagi kami yang sudah mulai berkurang memperoleh kesempatan, tentunya apa yang dilakukan Parfi ini sangat membantu. Apalagi saat ini begitu banyak teman-teman kami yang sedang sakit dan membutuhkan biaya besar untuk pengobatannya,'' kata nenek yang masih mampu melantunkan lagu-lagu rock ini dengan raut wajah gembira.



Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

Tidak ada komentar: